FITOREMEDIASI AIR TERCEMAR TEMBAGA (Cu) MENGGUANAKAN Salvinia molesta DAN Pistia stratiotes SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Brassica rapa

Fatihah Baroroh, Eko Handayanto, Rony Irawanto

Abstract


Electroplating industry is one of the industries that produces liquid waste containing Cu. The discharge of the liquid waste directly dumped into the river can cause negative effects. This study was aimed to elucidate the effectiveness of aquatic plants of Salvinia molesta) and Pistia stratiotes) in lowering the content of Cu in water containing 2 ppm and 5 ppm Cu. The remediated water was then used to water Brassica rapa. Results showed that Pistia stratiotes was able to decrease Cu heavy metal at concentrations of 2 ppm by 94% and 5 ppm by 90%, but Pistia stratiotes plant was damaged in the form of chlorosis and necrosis in both concentrations. Salvinia molesta was able to reduce Cu heavy metal by 96% at concentrations of 2 ppm and 95% at 5 ppm with no plant damage. In addition, the phytoremediation treatment could affect water and soil pH values. Post-phytoremediation water application had no significant effect on the growth and yield of Brassica rapa plant. Brassica rapa plant was also able to accumulate Cu heavy metal in its root and canopy. The value of Cu heavy metal content in the root and canopy of Brassica rapa plant was above the Cu metal threshold in the vegetables. Brassica rapa was damaged in the leave of chlorosis and necrosis due to toxicity of Cu heavy metal.


Full Text:

PDF

References


Happy, A., Masyamsir, dan Yayat D. 2012. Distribusi kandungan logam berat pb dan cd pada kolom air dan sedimen Daerah Aliran Sungai Citarum Hulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan 3 (3): 175-182.

Hardiani, H. 2009. Potensi tanaman dalam mengakumulasi logam Cu pada media tanah terkontaminasi limbah padat industri kertas. Jurnal Selulosa 44 (1): 27-40.

Indrasti, N.S., Suprihatin, B. dan Novita, A. 2006. Penyerapan logam Pb dan Cd oleh eceng gondok : pengaruh konsentrasi logam dan lama waktu kontak. Jurnal Teknologi Industri Pertanian 16 (1): 44-50.

Lahudin. 2007. Aspek Unsur Makro dalam Kesuburan Media. Universitas Sumatera Utara.

Putranto, T.T. 2011. Pencemaran logam berat merkuri (Hg) pada air tanah. Jurnal Teknik 32 (1): 62-71.

Rahmansyah M. 2009. Tumbuhan Akumulator untuk Fitoremediasi Lingkungan Tercemar Merkuri dan Sianida Penambangan Emas. Jakarta (ID): LIPI Press.

Raras, D.P., Yusuf, B. dan Alimuddin. 2015. Analisis Kandungan Ion Logam Berat (Fe, Cd, Cu dan Pb) pada Tanaman Apu-Apu (Pistia stratiotes) dengan Menggunakan Variasi Waktu. Prosidiing Seminar Tugas Akhir FMIPA UNMUL ISBN:978-602-72658-0-6.

Rondonuwu, S.B. 2014. Fitoremediasi limbah merkuri menggunakan tanaman dan sistem reaktor. Jurnal Ilmiah Sains 14 (1): 52-59.

Rosidah, S., Anggraito, Y.U. dan Pukan, K.K. 2014. Uji Toleransi tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) terhadap cekaman kadmium (Cd), timbal (Pb) dan tembaga (Cu) pada kultur cair. Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 37 (1): 7-15.

Sarido, L. dan Junia. 2017. Uji pertumbuhan dan hasil tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) dengan pemberian pupuk organik cair pada system hidroponik. Jurnal AGRIFOR 16 (1): 65-74.

Sekarwati, N., Murachman, B. dan Sunarto. 2015. Dampak logam berat Cu (tembaga) dan Ag (perak) pada limbah cair industri perak terhadap kualitas air sumur dan kesehatan masyarakat serta upaya pengendaliannya di Kota Gede Yogyakarta. Jurnal EKOSAINS 7 (1): 64-76.

Sidauruk, L. dan Sipayung, P. 2015. Fitoremediasi lahan tercemar di kawasan industri Medan dengan tanaman hias. Jurnal Pertanian Tropik 2 (2): 178-186.

Supriyantin, E dan N. Soenardjo. 2015. Kandungan logam berat timbal (Pb) dan tembaga (Cu) pada akar dan buah mangrove Avicennia marina di perairan Tanjung Emas Semarang. Jurnal Kelautan Tropis 18 (2): 98-106.

Vesely, T., Marek, N., Lukas, T., Jirina, S. and Pavel, T. 2011. Water lettuce Pistia stratiotes L. response to lead toxicity. Springer Science and Business Media B.V. Department of Agroenvironmental Chemistry and Plant Nutrition Faculty of Agrobiology.

Widaningrum, M. dan Suismono. 2007. Bahaya kontaminasi logam berat dalam sayuran dan alternatif pencegahan cemarannya. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian 3: 16-27.

Widyastuti, P. 2006. Bahaya Bahan Kimia Pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan. https://books.google.co.id/books?id=GryOg5GbgogC&pg=PR4&dq=palupi+widyastuti&hl=id&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q=palupi%20widyastuti&f=false (diakses 26 Maret 2017).

Yuliani, D.E., Sitorus, S. dan T. Wirawan, T. 2013. Analisis kemampuan kiambang (Salvinia molesta) untuk menurunkan konsentrasi ion logam Cu (II) pada media tumbuh air. Jurnal Kimia Mulawarman 10 (2): 68-73.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.